WAHANA TATA NUGRAHA UNTUK KOTA JOGJA

Hari ini saya mewakili masyarakat Kota Yogyakarta menerima penghargaan dari Kementrian Perhubungan RI. Penghargaan  Wahana Tata Nugraha 2011 Kategori Angkutan untuk Kota Sedang saya terimakan dari Menteri Perhubungan RI EE Mangindaan di Kantor Kementrian Perhubungan RI, Jakarta.



WTN merupakan Piala dari Presiden RI. Wahana Tata Nugraha (WTN) adalah penghargaan yang diberikan kepada Kota-Kota yang terbaik dalam bidang transportasi kota, melalui Lomba Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Kota.



Bagi Kota Yogyakarta, penghargaan Wahana Tata Nugraha 2011 (yang diterimakan pada 29 Mei 2012) ini ini diterima untuk kedua kalinya. Sebelumnya pada 2004, Kota Yogyakarta juga memperoleh penghargaan yang sama yang diterimakan pada 2005.



Saya sampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran pemerintah Kota Yogyakarta terutama kepada Dinas Perhubungan yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga mampu mewujudkan sarana dan prasarana transportasi yang merupakan pendukung pendistribusian ini dengan sebaik-baiknya.


Kedepan saya meminta Dinas Perhubungan untuk terus melanjutkan dan meningkatkan prestasi ini agar semua sarana dan prasarana distribusi transportasi ini dapat semakin memadai bagi kegiatan masyarakat sehingga koordinasi antar instansi agar sarana prasarana transportasi menjadi semakin baik. Kepada instansi terkait seperti Dinas Kimpraswil juga meningkatkan pelayanannya untuk mendukung kegiatan disribusi dan transportasi dengan baik.



Pemberian Penghargaan Wahana Tata Nugraha kepada Kota Yogyakarta ini berdasarkan Kepmenhub RI nomor : KP.568 tahun 2012 tertanggal 15 Mei 2012 yang ditandatangani oleh Menhub EE Mangindaan. Berdasarkan Keputusan Menteri tersebut Kota Yogyakarta menerima Piala Wahana Tata Nugraha Kategori Angkutan Tahun 2011 untuk Kota Sedang. Kota Yogyakarta menjadi satu-satunya pemerintah daerah yang menerima penghargaan dalam kategori tersebut.



Ada dua aspek dalam penilaian penghargaan ini, pertama adalah aspek sarana, yaitu angkutan umum dalam trayek dan tidak dalam trayek. Kedua aspek prasarana, yaitu prasarana jalan, fasilitas jalan kaki, rambu dan marka, terminal dan fasilitas pengujian kendaraan bermotor. Kota Yogyakarta dinilai menonjol di sektor angkutan karena konsisten mengembangkan sistem angkutan massal.



Khusus untuk angkutan massal jenis kendaraan tidak bermotor Kota Yogyakarta mendapatkan apresiasi positif karena berhasil mempertahankan dan memberikan ruang berkembang dengan baik, yaitu dengan telah diaturnya dalam perwal no 25 tahun 2012 tentang kendaraan tidak bermotor di Kota Yogyakarta. Kendaraan tidak bermotor merupakan salah satu`alternatif transportasi yang nyaman, aman, ekonomis dan ramah lingkungan.


Angkutan Massal yang menjadi unggulan di Kota Yogyakarta adalah : angkutan massal bermotor dan tidak bermotor.
Trans Jogja : sebanyak 48 armada yang telah beroperasi melayani 6 trayek.
Taksi    : sebanyak 800 buah taksi dari 17 operator.
Becak : sebanyak 8000 becak yang sudah teregister yang telah memiliki SIOKTB (surat ijin operasional kendaraan tidak bermotor) dan TNKTB (tanda nomor kendaraan tidak bermotor).
Andong : sebanyak 320 andong yang beroperasional
Sepeda : terdapat fasilitas jalur sepeda sejak 2008, ruang tunggu sepeda di 28 lokasi, 484 rambu alternatif petunjuk arah, marka sepeda di 40 ruas jalan dan parkir sepeda sebanyak 40 unit.


Fasilitas pengujian kendaraan bermotor brteknologi tinggi yang dimiliki oleh Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta mempunyai kapasitas 120 kendaraan per hari.
Terminal tipe A dengan fasilitas pokok dan penunjang yang lengkap dan memadai.
Saya berharap penghargaan yang kita terima ini mampu menjadi pendorong bagi masyarakat untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas. Juga kedepan dapat terwujud sistem transportasi kota yang efektif, berkualitas, tertib, lancar, aman, cepat, teratur, selamat, nyaman dan efisien.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment