DPD PDI Perjuangan DIY Gelar Makan Ikan Bersama Rakyat



DPD PDI Perjuangan DIY Gelar Makan Ikan Bersama Rakyat 8 Mei 2016
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melaksanakan "Gelar Gerakan Makan Ikan Bersama Rakyat, Pecahkan Rekor MURI", Minggu (8/5). Gerakan ini serentak dilakukan oleh DPD/DPC PDI Perjuangan se-Indonesia.
KPH Purbodiningrat, Ketua Panitia di Yogyakarta, menjelaskan, kegiatan yang dilakukan bersama oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi DIY dan 5 DPC PDI Perjuangan, akan membakar sejumlah enam kuintal ikan laut dari nelayan pantai selatan.
"Ini rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-43, di tingkat nasional DPP PDI Perjuangan meluncurkan kegiatan Gerakan Bakar dan Makan Ikan Bersama Rakyat, sekaligus memecahkan rekor MURI," kata Purbodiningrat.
Latar belakang kegiatan ini untuk mengingatkan Indonesia adalah negara yang jumlah konsumsi ikan terendah di Asia, hanya 37 kg/tahun. Sementara negara lain sudah lebih dari 45 kg/tahun.
Gerakan ini juga bertujuan bahwa Indonesia adalah negara maritim yang berdaulat. PDI Perjuangan ingin mengukuhkan komitmen kerakyatan dalam melanjutkan cita-cita pendiri bangsa Bung Karno.
"Kita ingin menggali dan mengembangkan segala potensi bangsa sesuai doktrin 'semua buat semua', sekaligus meneguhkan peran partai secara konkrit sebagai partai ideologis yang hadir, bekerja dan berpihak kepada rakyat," kata KPH Purbodiningrat.
Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Bambang Praswanto mengatakan dengan mengonsumsi ikan diharapkan tercapai kecukupan gizi keluarga, tercipta budi daya ikan laut untuk berdikari di bidang pangan, mencerdaskan kehidupan bangsa dengan sumber makanan bergizi secara berdikari.
“Gerakan makan ikan ini juga ditujukan untuk membangun pemberdayaan ekonomi nelayan dan petani ikan," ujar Bambang Praswanto
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY Eko Suwanto mendorong Pemda DIY untuk sungguh sungguh menempatkan laut selatan sebagai halaman depan, sumber penghidupan rakyat Yogja.
Sepanjang 113 kilometer pantai di Yogyakarta, katanya, sangat kaya dengan ikan dan kekayaan laut lainnya. Ini potensi ekonomi yg luar biasa selain perikanan air tawar.
"Anugerah Allah berupa kekayaan laut ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan gizi masyarakat sekaligus perekonomian rakyat. Pemda mesti gerak cepat memberdayakan nelayan kita dengan riset, subsidi dan pelatihan yg baik," ujar politisi muda PDI Perjuangan ini.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment